MATERI KEMUHAMMADIYAHAN KELAS X IPS (15 FEBRUARI 2021)

A. Muhammadiyah Sebagai Gerakan Nasional

    Pendiri Muhammadiyah KH. Ahmad Dahlan adalah orang yang tidak pernah menempuh pendidikan modern. Tidak heran jika Delier Noer langsung mencatat Muhammadiyah sebagai organisasi Islam yang terpenting di Indonesia "sebelum perang dunia II dan mungkin juga sampai saat sekarang ini". Kh. Ahmad Dahlan aktif di Budi Utomo dengan maksud memberikan pelajaran agama kepada anggota-anggotanya, selain itu KH. Aktif di Syrikat Islam (SI). Keaktifannya di Budi Utomo di maksudkan agar dia dapat memberikan pelajaran agama di sekolah-sekolah yang di dirikan oleh pemerintah, sebuah cita-cita yang akhirnya terwujud.

        Munculnya Muhammadiyah sebagai gerakan sosial keagamaan dalam sosial budaya itu merupakan eksperimen sejarah yang cukup spektakuler. Menurut kacamata sosiologi agama, Muhammadiyah pada masa awal berdirinya merupakan suatu "gerakan sempalan" oraganisasi keagamaan, tetapi memberikan konotasi yang bagus, bukan sekedar tampil beda dan beberapa kemudian hilang di telan masa. Banyak gerakan sempalan keagamaan kontemporer yang tidak berumur panjang cenderung agak neko-neko, tetapi Muhammadiyah terus berusia panjang bahkan amal usahnya terua berkembang.

          Pemikiran dan usaha Kh. Ahmad Dahlan kemudian berkembang sebagai prototipe dan model atau pola umum pengembangan ide-ide gagasan dan usaha Muhammadiyah. Untuk smentara, upaya demikian tampak cukup berhasil dengan berkembangnya berbagai cabang amal usaha yang cukup besar dan menegaskan, bahkan terbesar di tanah air Indonesia.

           Muhammadiyah berkipra di tengah-tengah masyarakat bangsa Indonesia dengan membangun berbagai amal usaha yang benar-benar dapat menyentuh hajat orang banyak. Seperti berbagai ragam lembaga pendidikan dari kelompok bermain, taman kanak-kanak, hingga perguruan tinggi, juga sekian banyak lembaga kesehatan dan pelayanan sosial, seperti Rumah Sakit, Panti Asuhan dan sebagainya. Seluruh amal usaha Muhammadiyah seperti itu tidak lain merupakan menifestasi atau perwujudan dakwah Islamiyah. Semua amal usaha diadakan dengan niat dan tujuan yang tunggal yaitu untukndi jadikan sarana dan wahana dakwah Islam sebagaimana yang di ajarkan oleh Qur'an dan al Maqbulah (diterima)

B. Muhammadiyah dan Contoh-Contoh Perilaku Amar Ma'ruf Nahi Munkar

     Secara bahasa amar ma'ruf nahi munkar berasal dari bahasa arab. Amar (menyeluruh), ma'ruf (kebaikan), nahi (mencegah) dan munkar (kejahatan). Jadi amar ma'ruf nahi munkar adalah menyuruh kepada kebaikan dan mencegah dari kejahatan. Dari Abu Sa'id Al Khudry ra. Berkata, "saya mendengar Rasulullah SAW bersabda: " Barang siapa diantara kamu yang melihat kemunkaran, maka hendaklah ia merubah (mengingkari) dengan tangannya, jika tidak mampu hendaklah ia merubah (mengingkari) dengan lisannya, jika tidak mampu hendaklah ia merubah (mengingkari) dengan hatinya, itulah keimanan yang oaling lemah' (HR. Imam Muslim)

       Berdasarkan hadits di atas, tingkatan amar ma'ruf nahi mungkar ada 3 ialah, yang pertama, dengan tangan, kedua dengan lisan dan yang ketiga dengan hati. Tingkatan pertama dan kedua (tangan dan lisan), bagi yang punya kemampuan dan kekuatan wajib bagi setiao orang untuk melakukannya. Sedangkan tingkatan ke tiga (hati) adalah membenci setiap perbuatan kemunkaran.

- Dibawah ini beberapa contoh perilaku amar ma'ruf nahi munkar dengan tangan:

1. Penguasa (pemimpin) yang memecat bawahannya/anak buahnya yang terbukti melakukan korupsi, manipulasi dab lain sebagainnya.

2. Pejabat (aparat) yang dengan tegas membubarkan perjudian, prostitusi, pesta miras, dan lai. Sebagainya.

- Dibawah ini beberapa contoh-contoh perilaku amar ma'ruf nahi mungkar dengan lisan:

1. Kepala sekolah atau guru menasehati para peserta didiknya agar tidak berpacaran, sehingga bisa fokus belajar.

2. Ketua kelas mengajak kepada teman-temannya untuk tidak membuang sampah di sembarang tempat. 


- Di bawah ini beberapa contoh -contoh amar ma'ruf nahi munkar dengan hati:

1. Membenci penguasa/pejabat yang dzolim, korup, tidak amanah

2. Membenci perilaku pelajar yang suka tawuran.



Soal:

1. Buatlah contoh-contoh 2 perilaku amar ma'ruf nahi munkar dengan tangan, lisan dan hati di kehidupan sehari-hari!


Kerjakan di buku tulis ya. Kemudian jangan lupa hasil pekerjaan di foto dan dikiri. Via wa ke nomor pak Irul. Terima kasih.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

MATERI KEMUHAMMADIYAHAN KELAS XII (SENIN, 02 NOPEMBER 2020)