MATERI KEMUHAMMADIYAHAN KELAS XI IPS (SELASA, 12 JANUARI 2020)
Matan Keyakinan dan Cita-cita Hidup
Muhammadiyah (MKCHM)
Muhammadiyah dilahirkan karena dilatarbelakangi banyak faktor, baik faktor internal umat Islam maupun faktor external saat itu. Sehingga kehadiran Muhammadiyah memiliki maksud dan tujuan yang telah di tetapkan sebagai pedoman dalam melakukan gerakan dakwah Islamiyah melalui gerakan amar ma'ruf nahi munkar yang bersumber pada Al Qur'an dan Sunnah untuk mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar benarnya.
A. Pengertian Matan Keyakinan dan Cita-cita Hidup Muhammadiyah
Matan berasal dari bahasa Arab yang berarti isi dalam teks. Matan keyakinan dan cita cita hidup Muhammadiyah dimaksudkan isi keyakinan dan cita cita hidup Muhammadiyah yang telah di sepakati dalam muktamar untuk di amalkan seluruh umat Islam, terutama warga Muhammadiyah. Matan atau isi teks keyakinan dan cita cita hidup Muhammadiyah terdiri dari lima pokok pikiran. Lima pokok pikiran inilah yang menjadi matan atau isi keyakinan dan cita cita hidup Muhammadiyah.
Matan Keyakinan dan Cita-cita Hidup Muhammadiyah ini berisi persoalan yang bersifat ideologis, faham agama, seeta fungsi dan misi Muhammadiyah dalam bernegara. Kelima masalah keyakinan dan cita cita hidup Muhammadiyah di rumuskan sebagai berikut:
Matan Keyakianan dan Cita-cita Hidup Muhammadiyah(
Keputusan sidang tanwir Muhammadiyah Tahun 1969 di Ponorogo)
- Muhammadiyah adalah gerakan Islam dan dakwah amar ma’ruf nahi munkar, beraqidah Islam dan bersumber pada Al Quran dan Sunnah, bercita-cita dan bekerja untuk terwujudnya masyarakat utama, adil, makmur yang diridloi Allah, untuk melaksanakan fungsi dan misi manusia sebagai hamba dan khalifah Allah di muka bumi.
- Muhammadiyah berkeyakinan bahwa Islam adalah agama Allah yang diwahyukan kepada rasul-Nya, sejak Nabi Adam, Nuh, Ibrahim, Musa, Isa dan seterusnya sampai kepada Nabi Muhammad SAW, sebagai hidayah dan rahmat Allah kepada umat manusia sepanjang masa, dan menjamin kesejahteraan hidup materil dan spiritual, duniawi dan ukhrawi.
- Muhammadiyah dalam mengamalkan Islam berdasarkan: a) Al Quran, kitab Allah yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW; b) Sunnah Rasul, penjelasan dan pelaksanaan ajaran-ajaran Al Quran yang diberikan oleh Nabi Muhammad SAW, dengan menggunakan akal pikiran sesuai dengan jiwa ajaran Islam.
- Muhammadiyah bekerja untuk terlaksananya ajaran-ajaran Islam yang meliputi bidang-bidang yaitu: a) Aqidah; b) Akhlak; c) Ibadah; d) Muamalah Duniawiyah.
- Muhammadiyah mengajak segenap lapisan bangsa Indonesia yang telah mendapat karunia Allah berupa tanah air yang mempunyai sumber-sumber kekayaan, kemerdekaan bangsa dan Negara Republik Indonesia yang berdasar pada Pancasila dan UUD 1945, untuk berusaha bersama-sama menjadikan suatu Negara yang adil dan makmur dan diridloi Allah, “Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur” (Negeri yaang baik dan penuh ampunan dari Allah)
Komentar
Posting Komentar