MATERI KEMUHAMMADIYAHAN KELAS X (29 SEPTEMBER 2020)

 PERKEMBANGAN DUNIA ISLAM PADA ABAD VII-XVIII (PERTEMUAN KE-1)

A. Kejayaan Islam Abad VII – XVIII di Bagdad dan Cordova

1. Dinasti Abbasyiyah di Bagdad

Dinasti ini didirikan oleh Abdul Abbas As-Saffah dari keturuan Abbas bin Abdul Muthalib. Kekuasaan dinasti ini berlangsung sekitar 5 abad/509 tahun dengan Bagdad sebagai pusat kekhalifahan.

Abu Jafar Al Mansur adalah khalifah yang mengawali pembangunan kota Bagdad sebagai pusat kekhalifahannya pada tahun 762 M. beliau merupkan khalifah Dinasti Abbasyiyah yang kedua. Al Mansur adalah tokoh yang dengan keras mendorong para cendekiawan untuk menyusun buku-buku ilmiah dan menterjemahkan buku-buku Yunani Kuno. Bagi siapapun yang berhasil menyalin buku-buku tersebut ke dalam Bahasa Arab maupun Bahasa Parsi, tanpa membedakan-bedakan latar belakangnya akan diberikan imbalan (royalty) yaitu berupa emas murni seberat timbangan buku hasil terjemahan mereka.

Perkembangan Dinasti Abbasyiyah mencapai puncaknya ketika kekuasaan dipegang oleh Harun Al Rasyid (786-809 M), seorang khalifah yang kemasyhuran dan kecemerlangannya dapat disejajarkan dengan Khalifah Umar bin Abdul Azis dari Dinasti Umaiyah. Dalam suasana semaraknya ilmu pengetahuan dunia Islam, lahirlah tokoh-tokoh cendekiawan muslim, antara lain:
a. Al Kindi
   Seorang filsuf yang pertama kali, sekaligus dokter, ahli optika, astronomi, geometri, dan ahli musik. Beliau telah hafal Al-Quran sejak usia 10 tahun.    
b. Ibnu Sina (Avicena)
c. Abu Ali Al Hasan
d. Muhammad Ibnu Musa Al Khawarismi
e. Jabir Abu Musa Ibnu Haiyan
f.  Ibnu Bitar
g. Al Biruni
h. Al Fazari
i.  Al Mas’udi
j.  Maulana Jalaludin Ar Rumi
k. Abu Hamid Muhammad Al Ghazali
l.  Rabi’ah Al Adawiyah

* LATIHAN SOAL:
1. Jelaskan secara singkat perkembangan islam di kota bagdad?
2.sebutkan nama nama tokoh cendikiawan muslim yang kamu ketahui?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MATERI KEMUHAMMADIYAHAN KELAS XII (SENIN, 02 NOPEMBER 2020)